Friday, December 4, 2009

Solusi Masalah Harddisk 2: Windows Rusak Parah

Kasus seputar harddisk yang sering terjadi adalah Windows di dalam harddisk tersebut rusak parah sehingga kita tidak bisa masuk ke dalamnya. Pada kasus seperti ini, satu-satunya solusi adalah melakukan instalasi ulang Windows. Masalahnya, sering kali di dalam harddisk atau partisi berisi Windows tersebut masih terdapat berbagai file penting yang harus diselamatkan. Lalu, bagaimana mengambilnya?

Gunakan aplikasi yang bootable dan bisa menjelajah (browse) file di harddisk yang bermasalah tersebut. Lagi-lagi, Anda bisa menggunakan Rescue Disk 9.0 Express yang kami bahas di bagian pertama artikel bersambung ini. Penggunaannya sangat mudah, Anda cukup mengikuti wisaya (wizard) dari menu File Transfer Wizard. Sayangnya, versi gratisan ini tidak bisa memindahkan file-file tersebut ke CD/DVD. Jadi, Anda harus menyalin file-file tersebut ke flashdisk atau harddisk eksternal.

Namun Rescue Disk Express cuma bisa bekerja dari CD. Jika Anda lebih memilih proses dari flashdisk, gunakan sistem operasi Linux portabel yang bisa booting melalui flashdisk (live-USB). Hampir semua distro Linux memiliki versi portabel, namun perlu dicatat kalau proses mounting (pengenalan isi harddisk) sering kali harus dilakukan secara manual. Karena itu kami menyarankan penggunaan distro Puppy Linux karena distro ini melakukan proses mounting secara otomatis. Ukuran Puppy Linux juga cuma 100MB, sehingga muat di flashdisk ukuran kecil sekalipun.

Aplikasi Rescue Disk 9.0 Express dapat di-donwload secara gratis di sini (46MB), sementara Puppy Linux bisa Anda dapatkan di sini (100MB). Jika tidak ingin repot men-download, kedua aplikasi tersebut tersedia di DVD InfoKomputer edisi Juni 2009.

Read More......

Wednesday, December 2, 2009

PixelView 9600GSO

9600 GSO dengan Pendingin Besar
Tentunya Anda sudah mengenal nama PixelView. Merk ini sudah lama ikut di persaingan kartu grafis. Pilihan produknya pun banyak. Di awal kemunculan GeForce 9600 GSO pun PixelView sudah memiliki varian dengan chip tersebut melalui PixelView 9600GSO.

Referensi
Di luar pendingin, bentuk kartu grafis ini masih menyerupai bentuk kartu standar nVidia yang berukuran panjang. Pendingin yang dipasang berbahan aluminium dan berukuran cukup besar serta dilengkapi dengan kipas. Karena ukurannya yang ramping, pendingin ini tidak memerlukan slot tambahan. Untuk memenuhi kebutuhan dayanya, PixelView menyediakan sebuah port daya tambahan PCI-Express 6pin.

Kecepatan
Kartu grafis dengan core G92 ini memiliki kecepatan standar sebesar 550MHz untuk akseleratornya, dan 800MHz (efektif 1600MHz) untuk memori lokalnya.

Kecepatan ini sesuai dengan standar nVidia. Stream processor yang dimiliki sebanyak 96 buah. Memori lokal yang digunakan adalah GDDR3 dengan kapasitas 384MB dan lebar jalur 192bit.





SLI

PixelView ini sudah mendukung SLI. Untuk keluaran diberikan dua port DVI-I Out (adapter disertakan dalam paket), sebuah port D-Sub 15pin Out (konektor-konektor tambahan sudah disediakan), sebuah port Composite Out, dan 1 set port Component Out.



Performa

Ketika diuji dalam kondisi default, kartu grafis ini memiliki performa yang lumayan. Ketika di-overclock, ia mampu mencapai kecepatan sebesar 670MHz untuk akseleratornya dan 920MHz (efektif 1840MHz) untuk memori lokalnya. Peningkatan kinerja yang didapat sekitar 10% di 3DMark2003 360 1024 x 768 piksel.



Kesimpulan

Menggunakan GeForce 9600 GSO dengan konfigurasi akselerator dan memori lokal mengikuti referensi, PixelView 9600GSO menawarkan kinerja yang lumayan. Harga yang harus dibayarkan untuk memilikinya juga tidak sampai menguras habis isi kantong. Setidaknya pada unit yang PCplus uji, kinerjanya masih bisa ditingkatkan dengan overclock. (ste)



Hasil Uji: PixelView 9600GSO

3DMark2003 360


1024 x 768 85Hz


25498 3DMarks




1600 x 1200 60Hz


16043 3DMarks

3DMark2005 130


1024 x 768 85Hz


13162 3DMarks




1600 x 1200 60Hz


11809 3DMarks

3DMark2006 110


1024 x 768 85Hz


9031 3DMarks




1600 x 1200 60Hz


7334 3DMarks

Far Cry 1.4


1024 x 768 Ultra Details 85Hz


93,32 fps




1600 x 1200 Ultra Details 60Hz


93,09 fps

Doom 3 1.3


1024 x 768 Ultra Quality 60Hz


115,1 fps




1600 x 1200 Ultra Quality 60Hz


107,7 fps

Prey 1.2


1024 x 768 Highest Level 60Hz


106,6 fps




1600 x 1200 Highest Level 60Hz


72,9 fps

Oblivion 1.2


1024 x 768 Custom 85Hz


55,36 fps




1600 x 1200 Custom 60Hz


55,29 fps

Aquamark 3


Triscore 85Hz


101099




Custom 1024 x 768 85Hz


101,1 fps




Custom 1600 x 1200 60Hz


92,81 fps

www.pixelview.com.tw

Sempurna

(021) 6000129

US$135



Peranti yang digunakan

Athlon 64 X2 5000+ (2,6GHz)

Biostar TForce 570 U Deluxe (2 Juli 07)

Micron DDR2-533 512MB (Auto) x 2

Seagate 7200.7 80GB SATA

LiteOn DVD 16x

Antec 550W

ViewSonic P95f+

Windows XP SP2

nVidia nForce 9.16

DirectX 9.0c

nVidia ForceWare 174.74

Read More......

Gigabyte GA-MA770T-UD3P : Cocok untuk Overclock

Sejak menghadirkan socket AM3, AMD banyak menghadirkan varian chipset. Dan bukannya menghadirkan chipset baru, chipset lama dengan pembaruan feature pun dihadirkan. Salah satunya chipset AMD770, yang kali ini mendukung socket AM3 (dan tentu saja dukungan terhadap memori DDR3). Untuk chipset AMD770 socket AM3, Gigabyte memang baru meluncurkan satu variannya saja yaitu Gigabyte GA-MA770T-UD3P ini.
Meski menyasar segmen menengah, Gigabyte menyertakan teknologi yang bisa dibilang cukup mewah. Di antaranya penggunaan desain 8+2 power phase baru yang mendukung efisiensi serta kestabilan prosesor utamanya saat digunakan pada modus overclock. Dan seperti motherboard anyar Gigabyte pada umumnya, digunakan teknologi Ultra Durable 3 dengan 2-oz copper layered PCB, high-grade conductive polymer capacitors, dan MOSFETs dengan lower RDS. Teknologi ini diklaim mampu menjaga kestabilan, daya tahan, serta kinerja yang tinggi.
Seperti diketahui, perbedaan utama chipset AMD770



dibanding saudaranya di kelas menengah dan atas adalah dukungannya terhadap sistem grafis CrossFire dan Quad CrossFire yang tidak tersedia. Chipset AMD770 memang hanya bermodalkan slot kartu grafis tunggal dengan bandwith penuh generasi 2.0. Slot ekspansi lainnya menyertakan PCIe x1 yang dihadirkan cukup banyak yaitu 4 slot dan PCI 2 slot.
Sebagai tandem digunakan chipset southbridge SB710. Apa perbedaan dengan SB700? Salah satunya yaitu dukungan terhadap OverDrive versi 3.0. Overdrive 3.0 menjanjikan pengaturan dan monitoring kecepatan prosessor yang lebih cerdas (sesuai dengan profil aplikasi yang sedang berjalan). SB710 juga menyediakan 6 port SATA dengan dukungan konfigurasi RAID 0, 1 dan 0+1.



Pada menu BIOS, seperti biasa Gigabyte selalu menyembunyikan menu M.I.T (Motherboard Intelligent Tweaker) yang bisa diaktifkan dengan menekan kombinasi tombol Ctrl dan F1. Jika diperhatikan opsi yang tercantum tidak berbeda dengan motherboard kelas atas. Tersedia pilihan yang cukup lengkap di mana semua pilihan frekuensi dan voltase bisa diatur. Keragaman opsi ini makin memerluas optimalisasi sistem bagi Anda yang suka melakukan overclock. Kami sendiri menggunakan metode sederhana untuk menguji peningkatan FSB-nya. Angka 305 MHz menjadi bukti bahwa Gigabyte GA-MA770T-UD3P bisa digenjot lebih jauh, jika Anda bisa memanfaatkan BIOS secara optimal.
***
Bagi Anda yang mencari motherboard platform AMD socket AM3 kelas menengah, Gigabyte GA-MA770T-UD3P bisa menjadi pilihan. Berkat dukungan teknologi penghematan daya, kestabilan sistem serta kemampuan overclock yang tinggi menjadi nilai tambah yang menggiurkan. Cocok bagi Anda yang ingin menggunakan teknologi baru tanpa mengesampingkan kinerja. (Dayu Akbar - Kontributor)

Read More......

Friday, November 13, 2009

Samsung S8000 Jet: Secepat Jet, Sepintar Einstein

Meski tak memakai sistem operasi tertentu seperti biasanya hp pintar, Jet berhasil menunjukkan dirinya tak kalah cerdas. Yang penting dicatat untuk membuktikannya adalah Jet sudah mendukung Microsoft Exhange ActiveSync. Fitur ini utamanya dibutuhkan para pebisnis yang memakai Microsoft Exchange untuk e-mail maupun berbagi data penting lain di perusahaannya.
Ketika membeli hp, kami sangat yakin nyaris tak ada di antara anda yang memperhatikan spesifikasi prosesor. Tapi kami merasa perlu mengungkit soal ini sebab prosesor yang dibenamkan Samsung di Jet sudah 800MHz; boleh dikatakan yang tercepat saat ini. Dan rasanya berpengaruh terhadap kinerja hp. Setidaknya kami merasakan cepatnya respon layar sentuh ketika membuka PDF atau file PPT, atau ketika membuka dan memainkan game 3D, atau ketika membuka beberapa jendela sekaligus saat browsing.

AMOLED dan TouchWiz 2.0

Sepintas, format penampilan Jet tak beda dengan Ultra Touch atau pun Star yang sudah lebih dulu hadir. Layar sentuh yang lega, lalu ada tombol Call, menu dan End call di sisi bawah layar. Hanya desain yang berbeda, khususnya bentuk kotak pada tombol menu yang terkesan 3 dimensi sehingga mirip dadu.
Sama seperti Ultra Touch, Jet sudah memakai layar AMOLED. Sekadar mengingatkan, layar ini mendisplai gambar secara lebih tajam dan lebih jernih sehingga terlihat lebih alami. Ini akan terasa ketika kita melihat foto atau menonton video.
Teknologi layarnya juga menghemat konsumsi daya batere sehingga batere lebih awet. Tak heran Samsung berani mengklaim waktu siaga sampai 2 minggu. Pada pemakaian normal kami (yaitu dalam sehari banyak ber-SMS dan beberapa telepon, beberapa kali cek email dan buka situs jejaring sosial, plus sejam-dua jam dengar musik atau radio), batere baru kami isi ulang setelah 3 hari.
Untuk homescreen, Jet memakai TouchWiz terbaru, yaitu versi 2.0. Kami perhatikan, susunan icon menu utama agak berbeda: Samsung menjadikannya 3 halaman. Kita bisa berpindah halaman dengan "mengusap" layar ke kiri atau kanan, seperti halnya berpindah halaman di home screen. Namun tak seperti home screen yang bisa ditata ulang letak widget-nya, susunan icon di halaman menu utama tak bisa diutak-atik.
Satu lagi yang menarik perhatian kami adalah Media Gate, yaitu kubus 3D yang menampilkan akses ke album foto, music player, video player, FM radio, Games and more, dan browser. Ini baru muncul setelah memencet tombol yang ada di kanan bodi, di sebelah tombol kamera. Sebetulnya tak penting, tapi lumayan untuk selingan.
Oya, Jet menempatkan tombol pengunci layar di kanan bodi, dekat ujung atas. Seperti yang lainnya, Samsung memasang Smart unlock yang bisa memakai gesture untuk membuka penguncian layar.



Kamera dan Hiburan
Namun yang paling menarik di Jet adalah fasilitas multimedianya. Kami mulai dengan kamera. Dengan lensa kamera 5MP, Jet menghasilkan foto beresolusi maksimal 2560x1920 dan video beresolusi 720x480. Pada posisi landscape, tombol kamera berada di atas bodi, ujung kanan.
Pintasan setting tersebar di kiri-kanan layar sehingga kita bisa dengan cepat menyetelnya sesuai kebutuhan. Pada moda Camera, Samsung menyiapkan Shooting mode (Single, Smile shot, Continuous, Panorama, Mosaic, Frame), Scene (None, Portrait, Landscape, Night, Sports, Party/Indoor, Beach/Snow, Sunset, Dawn, Fall color, Firework, Text, Candlelight, Backlight) dengan Settings terdiri dari Timer, Resolution, White balance, Effects (None, Black and white, Sepia, Negative), ISO, Exposure meter (Matrix, Center-Weighted, Sport), Focus mode (Auto focus, Macro, Face detection), Anti-shake, WDR, Blink detection, Image quality (Superfine, Fine, Normal, Economy), Adjust, Guidelines, Review, GPS connection, Shutter sound, Storage dan Adjust.
Sementara pada moda Camcorder ada pengaturan Recording mode (Normal, Limit for MMS, Slow motion), dengan Settings terdiri dari Timer, Resolution, White balance, Effects, WDR, Video quality (Fine, Normal, Economy), Adjust, Guidelines, Auto recording (On, 2 second, Off), dan Storage. Pengaturan Flash, Exposure value dan Quickview ada di moda Camera maupun Camcorder.
Perhatikan, ada GPS connection di moda Camera. Ini artinya kita bisa memasukkan koordinat lokasi pemotretan di foto. Ngomong-ngomong, Jet memang punya fasilitas A-GPS. Namun jangan berharap berlebihan karena kami hanya menemukan Google Maps. Jika ingin yang lebih ciamik, misalnya yang punya pemandu bersuara, tentu saja kita harus merogoh kocek untuk membeli software-nya.
Yang menurut kami perlu dicatat adalah layar agak silau di bawah terik matahari, meski kami sudah menudunginya dengan tangan. Bagi kami, ini mengurangi kenyamanan saat mengamati. Sayangnya sampai saat terakhir kami belum menemukan cara mengakalinya.
Foto besutan Jet terbilang tajam. Dengan catatan, pencahayaan cukup dan auto focus diaktifkan. Cahaya over atau under cenderung menyebabkan foto jadi buram.
Samsung menyiapkan Photo browser dan Photo contacts tersendiri. Mungkin maksudnya agar kita bisa lebih santai melihat-lihat foto atau men-tag foto ke data kontak.
Video player dilengkapi setting untuk Surround sound headphones dan Fit to screen. Jika hp diposisikan landscape, tampilan layar otomatis mengikuti. Yang menarik dicatat dari Video player adalah ini bisa menjalankan DivX dan XviD. Jadi kita tak perlu lagi mengonversi file video.
Music player menyajikan Podcast. Lagu bisa disortir menurut Artists, Albums, Genres, Composers. Yang paling menarik bagi kami adalah banyaknya opsi untuk Sound effects. Kami mencatat ada Normal, Rock, Jazz, Live, Classic, Mega bass, Concert hall, Wow HD, Bass enhancement, Music clarity, sampai Externalisation. Ini sangat membantu kualitas suara yang dihasilkan speaker.
Seperti biasa, FM radio baru aktif bila earphone terpasang. Yang menarik adalah kita bisa merekam siaran radio. Pencet More, lalu pilih Record. Di Settings juga ada Recording quality dengan opsi High, Normal, dan Low.

Internet dan Browsing
Internet dilengkapi RSS feed. Bowser memakai Samsung Mobile Browser 1.0. Ini berbasis Webkit, sebuah open source project. Bisa menjalankan JavaScript dan Flash. Di Bookmarks sudah tersimpan SFC, Google Search dan Google Mail.
Di Google, kita bisa mencari sesuatu (Search), periksa email (Mail) atau peta GPS (Maps). Google Maps menyiapkan menu My Location, Search Map, Get Directions, Satellite View, Clear Map, Show Traffic, Favourites.
Catat bahwa fasilitas 3G tak bisa dipakai untuk video call. Oya, di Call log, baris bawah, ada opsi Add to reject list. Jadi nomor yang tak kita sukai bisa langsung diblokir.

Konektivitas dan Kapasitas
Bluetooth ada Secure mode dan Remote SIM mode. Jet termasuk generasi Samsung yang sudah mengikuti pemakaian port USB mikro.
Yang agak merepotkan, slot MicroSD berada di balik casing. Kita jadi tak bebas pasang-cabut. (Septyarini)

Spesifikasi Samsung S8000 Jet
Rilis

Agustus 2009
Harga

Rp 5.000.000
Jaringan

GSM 850/900/1800/1900 MHz, UMTS 900/2100MHz
Bentuk

Bar
Dimensi

109x54x13 mm
Bobot

110 gram
Batere

Li-Ion 3.7 V 1080 mAh
Waktu siaga

rata-rata 4 hari
Waktu bicara

rata-rata 6 jam
Layar

3.1 inci, AMOLED, WVGA, 16 juta warna
Prosesor

800MHz
Memori internal

2GB, 8GB, 16GB
Memori tambahan

MicroSD
Konektivitas antar peranti

USB mikro, Bluetooth
Konektivitas internet

GPRS/EDGE/HSDPA, WiFi
Kamera

5.0 MP, autofocus, 2 flash
Ringtone

Polifonik
Phonebook

500 entri
Messaging

SMS, MMS, e-mail
Aplikasi

Google, Music player, Internet, Video player, Calendar, Camera, Photo browser, Photo contacts, Alarms, Find music, Communities, Dynamic canvas, FM radio, Exchange ActiveSync, Video editor, Game (Rollercoaster3D, Tumbling dice, Tetris, PyramidBloxx, BrickBreaker, BrainChallenge2), Voice recorder, Timer, Stopwatch, Memo, Tasks, World clock, Calculator, Converter
Isi paket

Charger, headset, manual

Rival
LG KM900 Arena
Digadang-gadang sebagai kompetitor iPhone, LG KM900 Arena sudah berlayar sentuh kapasitif dan bersensor accelerometer. Berjalan di jaringan quadband, Arena menyediakan kemampuan 3.5G, punya WiFi, Bluetooth 2.0 dengan A2DP, dan jack audio 3.5mm. Kamera 5MP berlensa Schneider-Kreuznach, autofocus dan didampingi LED flash. Ada A-GPS yang juga bisa dipakai untuk geotagging. FM radio, Music player dan video player yang mendukung DivX/XviD/MP4 mencatatkan diri sebagai fasilitas hiburan.

Plus : Layar sentuh AMOLED, kamera 5 MP auto focus camera dengan dual-LED, Geotagging, image stabilization, face detection, Smile Shot, Wide Dynamic Range (WDR), TouchWiz 2.0 UI dengan Motion UI, Media Gate 3D, GSM quad-band, 3G, WiFi, GPS receiver, memori internal 8 GB, accelerometer, sensor proximity, TV out, jack 3.5 mm, stereo FM Radio dengan RDS.
Minus : Slot MicroSD dalam bodi, tak ada aplikasi peta GPS.
Sumber : Sinyal

Read More......

Teknologi Java, Sederhana Namun Andal

Di beberapa edisi lalu kita sudah membahas bagaimana sebuah telepon genggam bisa menjadi sosok barang pintar. Bukan cuma menerima dan meneruskan data suara, namun ponsel telah menjelma menjadi alat yang multifungsi, dapat memerankan sebagian fungsi komputer yang teramat rumit.

Tidak hanya aplikasi-aplikasi yang memang digunakan sebagai penyalur data untuk komunikasi semisal Instant Messaging maupun e-mail, namun konvergensi kemampuan sebuah ponsel sudah melangkah lebih luas lagi. Sebut saja, teknologi multishot untuk menghasilkan banyak gambar pada kamera dengan hanya sekali tekan, dengan ponsel juga kita dapat menyunting sebuah aplikasi kantor atau memainkan game balapan dengan tampilan tiga dimensi.

Kemungkinan-kemungkinan tersebut tentu saja bisa terkabul berkat dukungan perangkatnya yang sudah semakin canggih seperti unit prosesornya yang semakin cepat serta kartu grafis dengan komposisi ribuan bahkan jutaan warna. Di samping itu turut pula berperan sebuah peranti lunak (software) sebagai pengolah perintah dari tangan penggunanya.

Di antara sekian banyak perangkat lunak yang sudah ada, kita sering mendengar istilah Java, lebih tepatnya Java J2ME (Java 2 Micro Edition), yang merupakan turunan dari bahasa Java, di mana fungsi-fungsinya difokuskan untuk pembuatan aplikasi pada lingkungan seluler.

Sejarah Singkat Java
Java merupakan suatu teknologi perangkat lunak yang di dalamnya mencakup bahasa pemrograman. Selain itu Java juga merupakan suatu platform yang memiliki virtual machine dan library yang diperlukan untuk menulis dan menjalankan suatu program.







Java sendiri pada awalnya dikembangkan pada lingkungan komputer oleh Sun Microsystem Inc. dengan tujuan untuk menghasilkan suatu bahasa komputer sederhana tanpa harus terikat pada arsitektur tertentu. Maka tak heran, dalam perkembangannya Java dapat dijalankan pada berbagai platform sistem operasi seperti Linux, Windows maupun Unix.

Karena keunikan dan keandalannya, Java pun semakin banyak dikenal. Pada tahun 1995 Sun meluncurkan sebuah browser berbasis Java dengan julukan Hot Java, kemudian diikuti Netscape yang memutuskan untuk membuat browser dengan dilengkapi bahasa Java di dalamnya. Setelahnya, ikut bergabung pula berbagai pengembang ternama diantaranya IBM dan Microsoft.

Pada tahun berikutnya, Sun Microsystem Inc. merilis Java Software Development Kit (JDK) pertamanya, JDK 1.1. Kemudian terus berkembang dari pemrograman applet yang berjalan di browser menjadi pemrograman kelas dunia yang banyak digunakan untuk pengembangan aneka ragam aplikasi. Tidak hanya pada komputer, Java juga dapat berjalan pada bermacam-macam perangkat, mulai telepon genggam sampai aplikasi berskala enterprise pada komputer server.

Lingkungan Java
Seperti yang telah disebutkan di atas, Java merupakan bahasa pemrograman yang dapat diimplementasikan pada berbagai lingkungan, seperti internet, telepon genggam maupun komputer. Bahasa pemrograman Java sendiri secara garis besar dikelompokan menjadi tiga edisi, yaitu, Java 2 Standar Edition (J2SE), Java 2 Enterprise Edition (J2EE) dan Java 2 Micro Edition (J2ME).

J2SE digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi desktop dan applet, J2EE dipergunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis client/server berskala enterprise, sedangkan J2ME diaplikasikan pada berbagai perangkat kecil dengan jumlah memori, kapasitas penyimpan dan user interface terbatas, seperti ponsel dan PDA.

J2ME
Seperti paket-paket Java lainnya yang menggunakan Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter, dalam J2ME digunakan pula virtual machine yang disebut K Virtual Machine (KVM) yang memiliki keunggulan tersendiri, hanya memerlukan memori kecil. Huruf K pada K Virtual Machine sendiri merupakan singkatan dari kilobyte, untuk menggambarkan betapa virtual machine ini bekerja pada memori yang demikian kecilnya.

KVM memungkinkan para pengembang software independen untuk bermain-main pada berbagai platform handset menjadi terbuka tanpa perlu melakukan perubahan berarti dalam hal programnya. Dengan J2ME yang berbasis C++, sebuah aplikasi akan memiliki portabilitas untuk dijalankan pada berbagai jenis telepon genggam.

MIDIlet
MIDIlet adalah aplikasi yang dibuat menggunakan J2ME dengan profile Mobile Information Device Profile (MIDP) yang dikhususkan untuk digunakan pada handset dengan kemampuan prosesor, memori dan layar yang terbatas, misalnya ponsel, pager, PDA, Pocket PC dan sebagainya.

Hingga saat ini ada dua versi platform Java J2ME yang umum digunakan pada telepon genggam yaitu MIDP 1.0 yang masih memiliki spesifikasi sederhana dan menyediakan fungsi dasar untuk aplikasi mobile, di antaranya basic user interface dan keamanan jaringan. Satu lagi MIDP 2.0, yang sudah ditambahkan berbagai fasilitas seperti game, multimedia, dukungan berbagai jenis konektivitas, maupun OTA.

Solusi dan Pengembangan Java
Meski aplikasi Java telah banyak digunakan pada telepon nirkabel, namun sudah menjadi hal umum bagi pengembang, bahwa Java tidak sepenuhnya dapat berjalan pada semua tipe ponsel meski pada telepon genggam tersebut sudah ditanamkan suatu platform Java.

Penyebabnya, yaitu implementasi Java oleh masing-masing vendor telepon seluler tidaklah sama, terutama pada fragmentasi API (Application Programming Interface). Maka untuk mengatasi perbedaan tersebut berbagai perusahaan teknologi di dunia seperti Nokia, Motorola, NTT DoCoMo, Sprint dan lainnya membentuk suatu kolaborasi guna menyusun spesifikasi Java yang lebih jelas bagi vendor telepon genggam, operator seluler, serta pengembang aplikasi. Spesifikasi tersebut dinamakan Java Technology for Wireless Industry (JTWI).

Tujuan JTWI adalah untuk memperbaiki kompatibilitas, interoperabilitas, dan kelangkapan implementasi Java pada telepon genggam. Spesifikasi JTWI sendiri yaitu untuk meminimasi fragmentasi API serta memaksimalkan fungsionalitas pada telepon genggam sehingga dapat memperluas penerapan aplikasi Java.

JTWI mendefinisikan tiga kategori spesifikasi yaitu mandatory, conditional required, dan minimum configuration. Spesifikasi mandatory yaitu MIDP 2.0, conditional required adalah MMAPI 1.1, dan minimum configuration adalah CLDC 1.0.

CLDC (Connected Limited Device Configuration) adalah spesifikasi yang ditujukan pada perangkat elektronik yang memiliki sumber daya terbatas yang dikembangkan untuk keperluan teknologi wireless Java, memungkinkan pengguna ponsel untuk menginstallkan aplikasi Java (MIDIlet) ke telepon genggam mereka. MIDP (Mobile Information Device Profile) merupakan suatu spesifikasi untuk memerkaya fitur pada CLDC dengan menyediakan tambahan kelas yang lebih spesifik pada tipe perangkat.

Sedangkan MMAPI (Mobile Media API) merupakan suatu spesifikasi yang ditujukan untuk menangani kemampuan multimedia pada telepon bergerak yang berbasis Java. Pada JTWI dikenal juga istilah WMA (Wireless Messaging API) yaitu spesifikasi yang ditujukan untuk menangani pengiriman dan penerimaan pesan singkat pada platform Java.
(Uteng Iskandar)

Read More......

Thursday, November 12, 2009

Cara Mudah Berbagi Akses Internet

Ciplus punya dua PC. Salah satunya, yang bersistem operasi Windows Vista, terhubung ke Internet. Sementara PC yang lainnya tidak tersambung ke Internet. Ciplus ingin agar semua PC-nya bisa terhubung ke Internet.

Saat ini Ciplus punya dua pilihan untuk menghubungkan PC yang satu lagi ke Internet. Pilihan pertama, Ciplus bisa memasang koneksi Internet baru ke PC-nya. Tapi tentu ini pilihan yang kurang efisien. Biaya yang dibutuhkan untuk membuat koneksi baru sudah pasti tidak sedikit. Belum lagi urusan pengadaan perangkatnya.

Pilihan yang ke dua, Ciplus bisa membagi akses Internet di PC yang satu ke PC lain melalui jaringan. Membagi akses Internet juga bisa dilakukan dengan dua cara. Cara yang pertama, Anda bisa menggunakan proksi.

Anda harus menginstal peranti lunak proksi di PC yang terhubung ke Internet. Di PC satunya, atur di Internet Options-nya agar mengarah ke proksi. Pengaturan ini ada di menu [Start] > [Control Panel] > [Network and Internet] > [Internet Options]. Di jendela Internet Options, pilihlah tab [Connections] dan klik [LAN Settings]. Beri tanda cek pada [Use a proxy server for your LAN (These settings will not apply to dial-up or VPN connections)]. Kemudian isikan nama PC atau alamat IP PC yang memiliki akses Internet pada kolom Address. Jangan lupa isikan port-nya pada kolom Port. Klik [OK] dua kali dan setelah itu, Anda bisa mengakses Internet dari semua PC.

Alternatif lain, jika Anda tak ingin repot menginstal proksi, adalah Anda bisa memanfaatkan fitur untuk berbagi akses Internet di Windows Vista. Caranya, ikuti langkah berikut ini.

1. Klik [Start] > [Control Panel] > [Network and Internet] > [Network and Sharing Center].
2. Pada panel Tasks yang berada di sebelah kanan, pilih opsi [Manage Network Connections].
3. Di jendela baru yang muncul Anda akan melihat sederetan perangkat yang terdapat di PC Anda. Klik kanan pada perangkat yang menjadi sumber asupan akses Internet, lalu pilih [Properties].
4. Di jendela Properties, pilihlah tab [Sharing].
5. Berikan tanda cek di depan opsi [Allow other network users to connect through this computer’s Internet Connection].
6. Pada bagian Home networking connection, pilihlah jenis koneksi jaringan yang Anda gunakan, apakah berupa [Local Area Connection] ataukah [Wireless Network Connection].
7. Apabila Anda ingin agar koneksi terbetuk tiap kali ada permintaan dari PC klien, berikan pula tanda cek di depan opsi [Establish a dial up connection whenever a computer on my network attempts to access the Internet].
8. Kliklah tombol [Settings] yang baru saja aktif.
9. Berikan tanda cek di depan opsi layanan yang akan dibagi pakaikan. Jika Anda ingin membagi pakai seluruh jenis layanan yang ada di Internet, Anda dapat memberikan tanda cek di depan semua opsi layanan.
10. Tekan [OK] untuk menyimpan semua perubahan yang telah Anda lakukan.



Setelah melakukan semua pengaturan itu pastikan, IP PC Anda yang terkoneksi ke Internet ber akhiran 1. Jadi misalkan Anda menggunakan IP 192.x.x.x, Anda harus mengatur PC Anda yang terkoneksi ke Internet dengan 192.168.0.1.

Sementara di PC lainnya (client), Anda harus mengatur IP-nya dalam satu network dan arahkan gateway beserta DNS-nya ke IP PC yang terkoneksi ke Internet.

Penulis: Steven Andy Pascal
steven[at]tabloidpcplus.com

Read More......

Thursday, October 29, 2009

Acer Aspire Timeline

Bagi Anda yang senantiasa mobile dan harus terkoneksi dengan internet di mana pun berada? Tentu, Anda membutuhkan notebook yang berdesain thin dan light serta memiliki baterai yang mampu bertahan satu hari tanpa diisi kembali. Kini, Acer Aspire Timeline hadir dengan inovasi terbaru, sekaligus menjawab segala kebutuhan Anda tersebut.


Acer Aspire Timeline adalah notebook kategori tipis dan ringan dengan daya baterai yang diklaim tahan hingga 8 jam+. Ketebalannya kurang dari satu inci (0, 196 inci). Beratnya pun ringan, mulai dari 1,6 kg (model 13,3”) hingga 1,9 kg (model 14”).

Acer Aspire Timeline memanfaatkan prosesor Intel Centrino Ultra Low Voltage dan sistem memori DDR3 untuk kebutuhan kinerja komputer yang prima. Tersedia juga teknologi Touch Sensitive Smart Keys di bagian atas untuk fitur Wi-Fi, Backup dan Power Smart Key di bagian kanan.

Bagian layarnya berteknologi Acer CineCyristal LED backlit display; aspek rasio 16:9 dan resolusi 1.366 x 768 HD; sehingga Anda akan mendapatkan fasilitas hiburan secara penuh. Notebook ini dilengkapi pula dengan suara yang mantap dari Dolby Sound Room. Tak hanya itu, Aspire Timeline juga didukung teknologi Acer PowerSmart Adapter yang memiliki fitur penghentian charging secara otomatis ketika baterai sudah terisi penuh.

Read More......

Tips Computer's Fan Box